Tanya Brian
Gw non-IT dan ngerasa ketinggalan, mulai belajar AI dari mana?
Jawaban singkat
jangan mulai dari tools. Mulai dari mindahin apa yang lo tahu ke bentuk digital, supaya AI-nya kenal lo. Selama AI gak kenal lo, mau ganti model paling canggih sekali pun hasilnya tetap generik.
Ini pertanyaan yang paling sering masuk waktu gw ngobrol AI bareng peserta, dan jawabannya sering bikin kaget karena kebalik dari yang orang bayangin. Kebanyakan orang mulai dari nyari AI yang paling canggih dulu, terus bingung mau dipakai buat apa. Padahal yang bikin AI kepake itu bukan modelnya.
Gw sering bilang gini ke peserta gw:
AI mau 10 tahun lagi jadi canggih kayak apa pun, kalau lo gak masukin konteks siapa lo dan apa yang lo kerjain, AI-nya gak akan paham siapa lo, dan gak akan bisa bantu lo.
Kenapa bisa gitu? Karena AI itu stateless. Dia gak inget lo. Tiap kali lo buka chat baru, dia mulai dari nol lagi soal siapa lo.
Dia stateless, kayak orang yang pinter banget tapi gak punya memori.
Jadi urutan yang bener itu bukan "cari AI, terus pakai". Urutannya:
- Digitalkan apa yang masuk ke kepala lo. Meeting, dokumen, keputusan, janji ke orang lain. Kalau semua itu cuma ada di kepala lo, AI gak bisa bantu apa-apa.
- Kumpulin di satu tempat yang bisa diakses AI. Ini yang gw sebut harness.
- Baru minta AI ngerjain sesuatu. Di titik ini AI udah punya bahan buat kerja, bukan nebak-nebak.
Soal "gw bukan orang IT", itu bukan penghalang buat mulai. Ijazah gw SMA, gw gak lulus kuliah, dan gw gak bisa ngoding sama sekali. Gw baru belajar pakai VS Code belum setahun, otodidak semua. Aplikasi Taaruf Lalu Nikah yang sekarang dipakai ribuan orang itu 90 persen gw yang build sendiri sejak Desember, dan gw bukan engineer.
Ada satu hal yang bikin banyak orang minder padahal sebenarnya gak perlu: AI itu dua bidang yang beda jauh.
- AI engineering: bikin modelnya. Ini kerjaan Anthropic, OpenAI, Google, Moonshot. Butuh ilmu dalam, butuh sertifikasi, butuh riset bertahun-tahun.
- Applied AI: pakai AI buat kerjaan lo sehari-hari. Bikin dokumen, otomasi, asisten, aplikasi kecil.
Yang lo butuhin buat kerja kantoran itu yang kedua. Dan yang kedua ini gak ada sertifikasinya, bukan karena gampang, tapi karena ilmunya kecepetan berubah buat disertifikasi. Gw pernah hampir batal ngisi training di satu perusahaan besar cuma karena ditanya "sertifikasi AI lo apa". Gw gak punya. Setahun lalu semua orang ngomongin loop engineering, sekarang yang relevan konteks engineering dan harness engineering. Kalau lo nunggu sertifikasi keluar dulu baru belajar, lo bakal selalu ketinggalan satu putaran.
Jadi kalau lo ngerasa telat karena bukan anak IT, itu bukan masalah lo. Yang perlu diubah itu titik mulainya, bukan latar belakang lo.
Langkah konkret buat minggu ini, dan ini bisa dimulai tanpa bayar apa-apa:
- Pasang note taker di semua meeting lo. Ini pintu masuk paling murah dan paling berdampak buat mulai mindahin apa yang ada di kepala lo ke bentuk digital. Alasannya sederhana, meeting itu tempat paling banyak keputusan dan janji dibuat, tapi paling gampang lupa kalau cuma diinget kepala.
- Buka member area brianarfi.com, ambil materi AI Fundamentals yang gratis. Isinya konsep cara kerja AI buat orang non-engineer, ada kuis pendeknya juga.
- Pakai AI tiap hari buat satu kerjaan yang lo ulang terus. Bukan buat nanya-nanya random yang gak nyambung ke kerjaan lo.
Urutan tiga langkah ini sengaja gak mulai dari "instal aplikasi X" atau "coba model Y". Itu memang bukan langkah pertama. Langkah pertama selalu soal ngumpulin bahan dulu, baru alatnya menyusul. Kalau lo kebalik, hasilnya AI-nya tetap jawab generik, karena dia belum punya apa-apa soal lo.
Tiga langkah ini kelihatan kecil, tapi itu yang bedain orang yang tahun depan udah jauh lebih cepat kerjanya sama yang masih di titik yang sama kayak sekarang. Bukan soal siapa yang paling ngerti teori AI, tapi soal siapa yang udah mulai ngasih konteks ke AI-nya dari sekarang. Dan itu bisa dimulai dari orang yang paling gak merasa "orang teknologi" sekalipun, termasuk yang ijazahnya cuma SMA kayak gw.
Mulai dari yang gratis dulu. Materi AI Fundamentals ada di member area, gak perlu bayar, dan itu yang paling ringan buat ngerti cara kerjanya sebelum lo mutusin mau serius atau enggak. Kalau setelah itu lo ngerasa butuh orang buat nanya soal kerjaan lo yang spesifik, baru lihat AI Circle.