Corporate AI Training

Automation buatan tim kamu sendiri, live dalam 30 hari

Training AI generik ngukur kepuasan peserta. Program ini ngukur jam kerja yang balik, automation yang jalan di workflow asli, dan level tim yang tersertifikasi Applied-AI. Dibawain Brian Arfi: product leader yang udah biasa bikin perusahaan hemat lebih dari 4 juta dolar AS per tahun dari berbagai inisiatif efisiensi, jauh sebelum era AI, dan sekarang menjalankan sistem AI 8 kanal miliknya sendiri tiap hari.


Masalahnya

Langganan AI-nya udah dibayar. Adopsinya yang belum.

Pola ini kejadian di hampir semua perusahaan yang ngobrol sama Brian: lisensi ChatGPT atau Copilot udah jalan berbulan-bulan, tapi cara kerja tim gak berubah. AI dipakai sesekali buat nanya, bukan buat nyerahin kerjaan.

Mandek di level chat

Karyawan pakai AI kayak mesin pencari yang lebih pintar. Nanya, rangkum, selesai. Kerjaan repetitif yang harusnya udah diserahkan ke AI masih dikerjain manual tiap hari.

Seminar gak ninggalin bekas

Pembicara datang, peserta antusias, foto dokumentasi bagus. Tiga minggu kemudian gak ada satu pun alur kerja yang berubah. Skill kebentuk dari repetisi di kerjaan nyata, bukan dari nonton.

Gak ada angkanya

Ditanya direksi "hasil training AI kemarin apa", jawabannya skor kepuasan peserta. Bukan jam yang kehemat, bukan automation yang jalan. Pelatihan yang gak diukur itu hiburan, bukan investasi.

Kenapa Brian

Efisiensi bukan tren baru buat dia

Brian Arfi Faridhi: 20 tahun bangun produk digital di Tokopedia, Hijra, dan Flip, sekarang Director of Product di superapp yang tumbuh cepat di MENA, memimpin 4 tim produk. Jauh sebelum AI ngetren, dia udah mendorong berbagai inisiatif efisiensi, dari perbaikan proses, optimasi biaya, sampai automation, yang menghemat jutaan dolar per tahun.

$4jt+ /tahun Penghematan dari berbagai inisiatif efisiensi yang dia dorong, dari sebelum era AI
0 → 70% Automation customer support dari sekitar 10 ribu tiket per bulan, biaya support turun 42%
8 kanal Sistem distribusi konten AI yang dia bangun dan jalankan sendirian, jalan tiap hari
20 tahun Membangun produk: Tokopedia, Hijra, Flip, kini Director of Product superapp MENA

"Bikin perusahaan hemat itu kebiasaan lama gw, jauh sebelum AI ngetren: 4 juta dolar lebih per tahun dari macem-macem inisiatif, dan automation cuma salah satunya. Dulu leverage kayak gitu butuh posisi, tim engineer, dan sistem mahal. Sekarang AI jadi alat paling tajam buat kebiasaan yang sama, dan bisa dilatih ke semua orang di tim lo."

Brian Arfi Faridhi

Di era AI, buktinya bukan slide: sistem 8 kanal yang jalan tiap hari tanpa tim, Applied-AI Certification yang dia bangun untuk ngukur level kemampuan AI seseorang, dan AI Circle, komunitas berbayar tempat ratusan profesional belajar pola yang sama.

Programnya

Tiga level, satu arah: tim yang AI-native

Mulai dari yang risikonya paling kecil. Tiap level berdiri sendiri, dan tiap level naik dari hasil level sebelumnya.

Level 1 · Half-day

AI Reality Check

Rp 25 jutaBayar setelah sesi · fee jadi kredit 100% ke program dalam 60 hari

Brian mengerjakan ulang satu proses internal perusahaan kamu pakai AI, live di depan direksi, bukan demo kalengan.

  • Assessment Applied-AI seluruh tim sebelum hari-H
  • Ranking 10 workflow yang paling boros jam
  • Rapor baseline Applied-AI per karyawan
Level 3 · 90 hari

Workforce Tersertifikasi AI-Native

Custom, mulai Rp 300 jutaSekitar 2 divisi · billing per milestone, ramah procurement

12 minggu lintas divisi: automation internal live, seluruh peserta tersertifikasi Applied-AI, dan tim yang bisa jalan tanpa Brian.

  • Dashboard adopsi untuk direksi
  • Kaderisasi 3 sampai 5 champion internal
  • Applied-AI Certification semua peserta

Jaminan

Risikonya ditanggung Brian, bukan kamu

Tiga lapis, supaya keputusan ini gampang dibawa ke direksi.

  1. Bayar setelah sesi.

    AI Reality Check dibayar setelah sesinya selesai. Kalau direksi menilai sesinya gak berguna, invoice-nya bisa dibatalkan. Nilai dulu, bayar belakangan.

  2. Kredit 100%.

    Fee Reality Check jadi kredit penuh ke program AI-Native 30 atau program 90 hari kalau lanjut dalam 60 hari. Biaya evaluasinya efektif nol.

  3. Garansi praktisi.

    Kalau di hari ke-30 belum ada automation yang jalan, Brian turun tangan bangun sendiri sampai jalan, tanpa biaya tambahan.

FAQ

Pertanyaan yang paling sering diajukan

Berapa biaya pelatihan AI untuk karyawan di program ini?

Ada tiga level. AI Reality Check (half-day untuk direksi plus assessment seluruh tim) Rp 25 juta, dibayar setelah sesi selesai. AI-Native 30 mulai Rp 95 juta per divisi untuk maksimal 25 orang, artinya di bawah Rp 4 juta per kepala untuk program 30 hari dengan pendampingan. Program Workforce Tersertifikasi 90 Hari sifatnya custom, mulai Rp 300 juta untuk sekitar 2 divisi.

Fee Reality Check jadi kredit 100% kalau lanjut ke program dalam 60 hari, jadi biaya evaluasinya efektif nol.

Apa bedanya program ini sama seminar atau training AI yang pernah kami beli?

Beda di apa yang diukur. Seminar ngukur kepuasan peserta, program ini ngukur jam kerja yang balik dan automation yang jalan. Semua latihan pakai backlog kerjaan asli peserta, bukan studi kasus rekaan, dan tiap peserta punya angka before/after.

Janjinya konkret: di hari ke-30 program AI-Native 30, minimal 3 automation buatan tim sendiri sudah jalan di workflow asli.

Tim kami bukan orang teknis. Bisa ikut?

Bisa, justru itu targetnya. Program ini dirancang untuk karyawan non-engineer: finance, ops, CS, HR, marketing. Dulu bikin automation memang butuh engineer dan sistem mahal. Sekarang AI bikin leverage itu bisa dipelajari orang non-teknis, dan itu persis yang dilatih di program ini.

Level tiap orang dipetakan dulu lewat assessment Applied-AI, jadi materi menyesuaikan titik berangkat masing-masing.

Gimana kami tahu programnya berhasil?

Dari angka, bukan testimoni. Sebelum mulai, baseline diukur: berapa jam kerjaan target makan waktu sekarang, plus rapor Applied-AI per karyawan. Di akhir program ada tiga bukti: before/after jam tercatat per peserta, daftar automation yang live di workflow asli, dan (untuk program 90 hari) dashboard adopsi yang bisa dibuka direksi kapan saja.

Kalau di hari ke-30 belum ada automation yang jalan, Brian turun tangan bangun sendiri sampai jalan, tanpa biaya tambahan.

Setelah program selesai dan trainernya pergi, terus gimana?

Ini keberatan paling valid ke semua vendor training, makanya dijawab di desain programnya. Program 90 hari termasuk kaderisasi 3 sampai 5 champion internal yang dilatih untuk maintain dan mengembangkan sistem tanpa Brian.

Automation yang dibangun juga milik tim sendiri, dibuat bareng mereka di tools perusahaan, bukan black box vendor. Targetnya: kemampuan AI jadi milik organisasi, bukan milik konsultan.

Mulai dari obrolan 30 menit

Ceritakan proses mana di perusahaan kamu yang paling boros jam. Brian yang menilai apakah AI Reality Check masuk akal untuk kondisi tim kamu, dan bilang jujur kalau belum.