Suami Qawwam

Sering kali, pengertian nafkah disalahartikan hanya sebatas uang.

26 Juli 2026 ยท pertama tayang di Suami Qawwam

Sering kali, pengertian nafkah disalahartikan hanya sebatas uang. Padahal, sebagai suami, kita memikul tanggung jawab yang jauh lebih luas. Nafkah melibatkan seluruh aspek kebutuhan keluarga, baik materiil maupun immateriil.

Nafkah bukan hanya tentang memastikan dapur tetap berasap atau tagihan listrik terbayar. Lebih dari itu, ini mencakup perhatian, kasih sayang, dan dukungan moral. Jangan meremehkan pentingnya kehadiran fisik dan emosional dalam keluarga, karena itulah yang membentuk fondasi rumah tangga yang kokoh.

"Hendaklah orang yang mempunyai keluasan memberi nafkah menurut keluasannya, dan orang yang terbatas rezekinya, hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya..." (QS. At-Talaq: 7)

Setelah memahami dalil tersebut, kita diingatkan bahwa Allah memberikan jalan bagi setiap orang untuk memenuhi kewajiban sesuai kemampuannya. Artinya, tak ada alasan untuk mengabaikan tanggung jawab meski dalam keadaan terbatas sekalipun.

Ketulusan dalam memberikan nafkah, sekecil apapun nilainya, memiliki nilai ibadah di sisi Allah. Maka, marilah kita berusaha memenuhi kebutuhan keluarga dengan ikhlas, baik dalam kelapangan maupun kesempitan.

Memperhatikan aspek lain dari nafkah, seperti memberikan perhatian dan waktu, bisa jadi lebih berarti ketimbang sekedar uang. Lakukan dengan niat untuk membangun keluarga yang harmonis.

Dengan begitu, kita tak hanya menjalankan kewajiban, tetapi juga membina hubungan yang lebih kuat dengan pasangan dan anak-anak.

Sebarkan kesadaran ini ke grup keluarga antum, jika setuju.