Suami Qawwam

Kepemimpinan dalam rumah tangga seringkali disalahartikan sebagai kekuasaan...

23 Juli 2026 ยท pertama tayang di Suami Qawwam

Kepemimpinan dalam rumah tangga seringkali disalahartikan sebagai kekuasaan yang harus ditakuti. Banyak yang menganggap bahwa menjadi pemimpin artinya harus galak dan keras. Namun, pandangan ini justru menjauhkan kita dari prinsip kepemimpinan yang sebenarnya.

"Laki-laki (suami) itu pemimpin bagi kaum wanita, karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain, dan karena mereka telah menafkahkan sebagian harta mereka..." (QS. An-Nisa: 34)

Tanggung jawab sebagai pemimpin dalam keluarga adalah sebuah amanah yang tidak bisa dianggap remeh. Menjadi qawwam berarti mampu memimpin dengan bijaksana dan penuh kasih, bukan dengan kekerasan. Kepemimpinan ini menuntut adanya keadilan dan kedewasaan dalam bertindak.

Sebagai suami, kita dituntut untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada istri dan anak-anak. Ini bukan tentang membentak atau memerintah dengan nada tinggi, melainkan bagaimana antum bisa mengajak keluarga dalam suasana hangat dan harmonis.

Menafkahi keluarga bukan hanya soal materi, tetapi juga memberikan perhatian yang tulus dan mendengarkan dengan hati. Kepemimpinan yang efektif adalah yang mampu menginspirasi dan membuat anggota keluarga merasa dihargai dan dipahami.

Sebarkan pesan ini ke grup keluarga dan beri tahu arti sejati menjadi qawwam.