LinkedIn

E150 - Nasib Startup di Era AI feat Rama Mamuaya

26 Juli 2026 ยท pertama tayang di LinkedIn

Ngobrolin soal nasib startup di era AI tuh selalu menarik. Tapi ada satu pelajaran kontrarian yang menarik perhatian gw dari obrolan ini: dulu fondasi tech giant yang diviralkan adalah "move fast and hire massive", sekarang narasinya balik ke basic: "don't die."

Banyak startup sekarang sibuk klaim berinovasi dan adaptasi. Tapi kalau lo liat lebih jauh, dari semua behavior orang-orang yang duluapply kerja di waktu-waktu keemasan tech, ekspektasi mereka sebenarnya nyangkut di satu hal: Universal Basic Income (UBI).

Ini tuh mimpi utopia banget. Tapi jujur, rasa sakit dan ketidakpastian ekonomi di market sekarang beneran bikin ide ini relevan buat didiskusikan. Orang-orang lagi maketidakhanya cari fasilitas fancy, tapi cari "jalan keluar" dari ketahanan finansial yang makin rapuh.

Sebagai orang yang juga berkecimpung di dunia kerja dan tech, ini realitas yang harus kita hadapi. Strategi mempertahankan company di kondisi makro sekarang nggak bisa cuma soal viralitas. Kalau lo founder atau product leader, fokus lo harus ke visi besar yang relevan secara sosial, sekaligus memastikan company lo bisa *survive*.

Menurut kalian, di tengah market yang super *volatile* gini, gimana...